Sabtu, 05 Januari 2013

SISTEM BASIS DATA 11


Query Lanjutan

A. SubQuery
    Subquery adalah statement SELECT yang dilampirkan sebagai klausa dalam SQL statement lain.

B. Penggunaan Subquery
    Subquery mengembalikan nilai ke main query. Subquery digunakan untuk menyelesaikan persoalan dimana terdapat suatu niai yang tidak diketahui (unknow values).

C. Subquery Banyak Kolom
   Pada subquery dengan banyak kolom, tiap baris dari main query dibandingkan dengan nilai dari subquery multiple-row dan multiple-column.

D. Pembandingan Kolom
Pembandingan kolom dalam subquery banyak kolom dapat berupa :

SISTEM BASIS DATA 10


Optimasi Query

Pendahuluan

    Data yang tersimpan dalam database semakin lama akan semakin besar ukuran atau volumenya. Kalau tidak didukung dengan kecepatan akses yang memadai maka akan semakin menurun unjuk kerjanya. Ukuran unjuk kerja dalam hal ini kecepatan akses data dipengaruhi oleh banyak faktor. Pada bab ini akan membahas tentang optimasi query serta faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap optimalisasi kecepatan akses data.

Optimasi Pada Perintah SQL

    Desain aplikasi saja tidak cukup untuk meningkatkan unjuk kerja harus didukung dengan optimasi dari perintah SQL yang digunakan pada aplikasi tersebut. Dalam mendesain database, seringkali lokasi fisik data tidak menjadi perhatian penting. Karena hanya desain logik saja yang diperhatikan. Padahal untuk menampilkan hasil query dibutuhkan pencarian yang melibatkan struktur fisik penyimpanan data. Inti dari optimasi query adalah meminimalkan “jalur” pencarian untuk menemukan data yang disimpan dalam lokasi fisik.
    Index pada database digunakan untuk meningkatkan kecepatan akses data. Pada saat query dijalankan, index mencari data dan menentukan nilai ROWID yang membantu menemukan lokasi data secara fisik di disk. Akan tetapi penggunaan index yang tidak tepat, tidak akan meningkatkan unjuk kerja dalam hal ini kecepatan akses data.
Misal digunakan index yang melibatkan tiga buah kolom yang mengurutkan
kolom menurut kota, propinsi dan kode pos dari tabel petugas, sebagai berikut :

SISTEM BASIS DATA 9


Structured Query Language (SQL)

Pengenalan SQL

    SQL pertama kali diterapkan pada sistem R (sebuah proyek riset pada laboratorium riset San Jose, IBM). Kini SQL juga dijumpai pada berbagai platform, dari mikrokomputer hingga mainframe. SQL dapat digunakan baik secara berdiri sendiri maupun dilekatkan pada bahasa-bahasa lain seperti C dan Delphi. SQL juga telah menjadi bagian dari sejumlah DBMS, seperti Oracle, Sybase, MySQL dan Informix.


    Elemen dasar SQL mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, dan fungsi bawaan :

Selasa, 18 Desember 2012

SISTEM BASIS DATA 8


ALJABAR DAN KALKULUS RELASIONALL

         Bahasa query formal basis data relasional ialah bahasa untuk meminta informasi dari basis data. Salah satunya SQL(structured query language) berbeda dengan bahasa pemrograman konvensional. SQL bersifat deklaratif yaitu query dideklarasikan informasi yang merupakan jawaban yang dikenhendaki bukan cara komputasi. Terdapat dua jenis bahasa query relasional formal,yaitu:

1.      Aljabar relasional.
Relational Algebra(aljabar relasional) ialah kumpulan operasi terhadap relasi dimana setiap operasi menggunakan satu atau lebih relasi untuk menghasilkan satu relasi yang baru dan termasuk kategori procedural dan juga menyediakan seperangkat operator untuk memanipulasi data.
Terdapat 6 operasi dasar dalam aljabar relasional :

Senin, 26 November 2012

SISTEM BASIS DATA 7


Functional Dependency


Functional Dependency menunjukkan suatu relationship atau hubungan, batasan, keterkaitan antara atribut-atribut di dalam suatu relasi. Bisa disebut juga Ketergantungan Fungsional.
*Notasi: AĆ  B
A dan B atribut dari sebuah tabel. Maka secara fungsional A menentukan B atau B tergantung pada A, jika dan hanya jika ada 2 baris data dengan nilai A yang sama, maka nilai B juga sama. Notasi dari FD yaitu: A –> B, maksudnya yaitu atribut B tergantung pada atribut A. Salah satu contohnya yaitu:
KodeMK –> NamaMK (artinya atribut NamaMK tergantung pada atribut KodeMK)


1Macam-macam Dependency :

Senin, 19 November 2012

SISTEM BASIS DATA 6


Sistem Basis Data (Pertemuan ke-6)
Relational Query Language

Dalam Bahasa Query merupakan bahasa termasuk kategori bahasa tingkat tinggi yang digunakkan user untuk mendapatkan informasi atau data dari basis data.Hal tersebut yang bisa kita lakukkan adalah dengan melakukan suatu perintah melalui bahasa tertentu yaitu yangdisbut bahasa query Bahasa Query dikelompokkan menjadi dua, yaitu :

=> Bahasa rosedural
Pada user meminta sistemuntuk melakukkan serangkaian perasi terhadap basis data dalam rangka mendapatkan data atau informasi yang diinginkan.

=> Bahasa non posedural
pada user menunjukan

Rabu, 24 Oktober 2012

SISTEM BASIS DATA 5


Transformasi Model Data

Pada pertemuan ke-5 ini saya akan mencoba ringkasan dari Transformasi Model Data :

A. Entitas Kuat

=> himpunan entitas yang dilibatkan dalam ERD merupakan entitas kuat dan tidak memiliki ketergantungan dengan entitas lain. Entitas kuat disimbolkan dengan persegi panjang dua garis, sedangkan entitas lemah disimbolkan dengan persegi panjang satu baris.

B. Entitas Lemah

=> suatu entity yang keberadaanya tergantung dari keberadaan entity lain dan tidak memiliki atribut yang dapat berfungsi sebagai key attribute. Seperti gambar berikut :