Selasa, 25 September 2012

SISTEM BASIS DATA 3

ENTITY RELATIONSHIP  DIAGRAM ( ERD )

 Jika mempelajari tentang database bisa dipastikan anda juga akan mempelajari tentang Entity Relationship Diagram yg biasanya disebut [ERD]. kenapa seperti itu karena ERD ialah salah satu bentuk pemodelan basis data yang sering digunakan dalam pengembangan sistem informasi.

Entity Relationship Diagram ialah jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dari system secara abstrak. Diagram Entitiy Relationaship ini ditemukan oleh Chen tahun 1976.

Tujuan dari Entity Relationship ialah untuk menunjukkan objek data dan relationship yang ada pada objek tersebut. Disamping itu Model ER ini merupakan
salah satu alat untuk perancangan dalam basis data.

Komponen ( Simbol ) ERD :

  1. Entity
Adalah suato objek yang dapat dibedakan atau dapat diidentifikasikan secara unik dengan objek lainnya, dimana semua informasi yang berkaitan dengannya dikumpulkan. Kumpulan dari entity yang sejenis dinamakan Entity Set.
Contoh :    Proyek                            Penjualan
                  Langganan                     Kendaraan
                  Peralatan                        Pegawai
                  Pasien                             Obat, dll 


  1. Relationship
Ialah hubungan yang terjadi antara satu entity dengan entity lainnya. Relationship tidak mempunyai keberadaan fisik atau konseptual kecuali yang sejenis dinamakan dengan Relationsgip Diagram. 
Derajat relasi atau kardinalitas
Menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Macam-macam kardinalitas adalah :         
  •  Satu ke satu 1 : 1(one to one), Setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.
  • Satu ke banyak 1 : N v N : 1(one to many), Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.
  • Banyak ke banyak M : N(many to many), Setiap entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas himpunan entitas B dan demikian pula sebaliknya.  



  1. Atribut
Ialah karakteristik dari entity atau relationship yang menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship tersebut.
Jenis-jenis atribut :

1.  Atomic
Atribut yang digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik. Contohnya : NIM.
2.  Atribut Single Valued
Atribut yang bernilai tunggal. Contohnya : Jenis Kelamin.
3.  Atribut Multi Valued
Atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap instan entity. Contohnya : Hobi.
4.  Atribut Composite
Suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu. Contohnya : Alamat.
5.  Atribut Derivatif
Suatu atribut yang dihasilkan dari atribut yang lain. Contohnya : umur => Tgl_Lahir.

Simbol-simbol ERD :



Tahap-tahap membuat ERD :
  • Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entity yang akan terlibat.
  • Menentukan atribut-atribut dari setiap entity.
  • Menentukan atribut primary key dari setiap entity.
  • Menentukan relationship antar entity.
  • Menentukan atribut-atribut dari setiap relationship (jika ada).
  • Menentukan Cardinality Ratio.
  • Menentukan Participation Constraint.
Contoh Kasus ERD Rental Mobil :
1. Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entity yang akan terlibat.
    - Terdapat 3 Entity yaitu Rental, Mobil dan Customer

2. Menentukan atribut-atribut dari setiap entity.
    - Entity Rental mempunyai attribute : no_npwp, nama, alamat, no_telp, jml_mobil
    - Entity Mobil mempunyai attribute : kode_mobil, merk, model, thn_buat
    - Entity Customer mempunyai attribute : no_id, jenis_id, nama, alamat, tgl_lahir, no_telp

3. Menentukan atribut primary key dari setiap entity.
    - Pada entity Rental, no_npwp digunakan sebagai primary key
    - Pada entity Mobil, kode_mobil digunakan sebagai primary key
    - Pada entity Customer, no_id digunakan sebagai primary key

4. Menentukan relationship antar entity.

     - Antara entity Rental & Mobil terdapat sebuah relationship yaitu “Punya”
     - Antara entity Customer & Mobil terdapat sebuah relationship yaitu “Transaksi”

5. Menentukan atribut-atribut dari setiap relationship (jika ada).
    - Pada Relationship "Punya" mempunyai attribute : tidak ada
    - Pada Relationship "Transaksi" mempunyai attribute : no_sewa, jenis_mobil, tgl_sewa,                tgl_kembali, biaya, denda

6. Menentukan Cardinality Ratio.
    - Cardinality Ratio antara Rental & Mobil Disebut One to Many, karena rental dapat mempunyai mobil   lebih dari 1
    - Cardinality Ratio antara Customer & Mobil Disebut One to Many, karena seorang Customer dapat menyewa mobil lebih dari 1

7. Menentukan Participation Constraint.






                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar